Arkib - 14 November 2018
- Tak layak lagi dipanggil reformis? Pemimpin PKR jawab Ambiga
- Hukuman mati: Sistem sokongan dan mangsa jenayah
- SPRM siasat Rosmah, Ku Nan, Rizal Mansor
- Merakam sejarah: Epilog projek Mat Songel terbongkar
- Dr Maszlee Malik: Antara persepsi dan realiti
- Ketua IMF akan bertemu Dr Mahathir
- Begitu canggihnya sistem metro Seoul
- Ringgit dibuka tinggi berbanding Dolar AS
- Syarikat penerbangan terbaik dunia untuk 2019
- Dua pusat pemindahan sementara banjir dibuka di Temerloh
- Bursa Malaysia dibuka rendah
- DOJ diberi 60 hari kemukakan bukti Roger Ng dengan 1MDB
- Isa Samad dimasukkan ke IJN
- Rosmah tiba di SPRM bantu siasatan penyelewengan projek solar
- Polis perlu masa sahkan permata Lubnan antara barangan dirampas
- Umno: Wakil DAP sangat tidak sensitif desak ratifikasi ICERD
- Najib: Siapa dalang projek Harapan Coin?
- K’jaan peruntuk RM1.74 juta sebagai persediaan awal hadapi banjir - TPM
- Rombakan kabinet: Tanya PM, kata Azizah
- Hukuman mati saja tak dapat selesaikan jenayah dadah
- Menteri jamin bayaran hospital kerajaan kekal RM1
- ‘Cukai kekayaan, keuntungan modal boleh cetuskan kejutan’
- BM perlu iringi perkembangan sains dan teknologi
- Mahasiswa berarak 8km ke parlimen kerana PTPTN
- Rasuah: Bekas KSU, anak didenda RM12.6 juta
- Test article - 20181114 - #1
- Tiada kompromi larangan rokok di tempat makan - menteri
- Bagaimana Goldman akan dapat bayar ganti rugi? - Kit Siang
- Test article - 20181114 - #2
- Rina sedia terima sebarang keputusan jika ada rombakan kabinet
- Test article - 20181114 - #3
- Test article - 20181114 - #4
- Test article - 20181114 - #5
- Najib: Rombakan kabinet tanda menteri tiada wibawa
- Harta JJ: Balu tuntut aset sepencarian, ibu fail penyataan pembelaan
- Zaibo pergi buat selamanya
- Dari WeChat ke ranjang, siswa IPTA dipenjara dan sebat
- Isu jualan tanah DBKL: SPRM tahan Tengku Adnan
- 'Harga biji getah lebih mahal dari getah sekerap'
- PKR dan DAP tak hantar nama untuk rombakan kabinet
- Bukan sekadar Erdogan temui Hadi di Turki
- Rosmah dijangka didakwa jam 3 petang, esok - peguam
- Tabung Harapan tutup tapi gaji menteri, timbalan tetap dipotong
- PM tolak dakwaan bayaran RM30 bilion akan jejas operasi Petronas
- PFM tak setuju Polis Evo 2 disemak semula
- NGO bantah forum etnik hadir sendiri jumpa panel
- PAS gesa rakyat bangkit bantah Icerd, ICCPR
- Tuduh pakai baju komunis: Azwanddin tak akan mohon maaf pada Liew
- KPM siasat ketirisan, kelemahan program susu kerajaan lama
- Pensyarah saran IPT ajar kursus khas Tamadun Melayu
- RM19b GST 'hilang': PAC selesai siasat, Guan Eng saksi terakhir
- Mahkamah putuskan kerusi Mat Hassan Jumaat ini
- MB Negeri Sembilan: Rafizi ganti saya? itu keputusan nakal
- PM bangkit isu Rohingya di sidang kemuncak Asean
- Dosa lompat parti, Dusuki: Itu pun susah nak fahamkah?
- Equanimity berlabuh di Langkawi
- 'Zaibo ambil hati rakan dengan masakan'
- Dengarkan rayuan Anwar, kaji semula peruntukan buat nelayan
- Bentuk kabinet reformasi segera
- Ada sebab Equanimity dilabuhkan di Langkawi
- KDN: Polis Evo 2 tiada elemen cemar Islam
- Tiada isu pelantikan di Unisza, kata Nur Manuty
- Hannah Yeoh tak faham maksud 'cerita dalam kelambu'
- Unicef: Tiada kanak-kanak yang patut rasa takut ke sekolah
- JPP: Kami tak pernah ubah walau satu angka
- Jaip: Masjid jangan bergantung pada derma saja
- Peguam bayar jutaan ringgit lonjak imej Jho Low
- Peruntukan tambahan buat nelayan, petani, peladang sedang dipertimbang - Anwar
- 175 kontena bahan buangan plastik tidak diisytihar ditemukan di NBCT
- Lima ditahan, polis rampas dadah hampir RM1 juta
- Ketua audit negara dan SPRM dalam proses anugerah tender - KM
- Kebajikan petani, nelayan dapat perhatian Dewan Rakyat